Media Harus Proaktif Awasi Anggaran Publik (3)

Oleh Eko Widianto

Independensi atau kemerdekaan pers harus tetap dijaga. Tak ada alasan mengabaikan kepentingan publik demi pemodal, penguasa, iklan atau bisnis. Jurnalis harus menyampaikan kebenaran dan membela kepentingan publik. Dalam era demokrasi ini pers memiliki peran strategis.

Seperti yang disampaikan BJ Habibie “Di zaman globalisasi terbentuknya masyarakat informasi tidak dapat dikuasai atau dikendalikan oleh satu kekuatan saja. Sehingga Trias Politica harus berubah menjadi Quadro Politica. Pers menjadi pilar keempatnya.”

Kehadiran internet pun mengubah wajah media kita. Kehadiran new media melahirkan era banjir informasi. Siapapun bisa menyajikan informasi sehingga muncul jurnalisme warga atau citizen journalism atau gejala baru ada @triomacan_2000, jilbab hitam, dan wikileaks. Pada masa digital seperti sekarang, menulis dan memproduksi berita bukan lagi monopoli jurnalis di perusahaan pers. Warga biasa yang tidak menguasai teknik jurnalistik pun bisa melaporkan berita.

Lihatlah jurnalisme warga di blog, forum, Facebook, Twitter, dan Youtube. Bahkan sejumlah media menyediakan kanal khusus jurnalisme warga. Tapi bagaimana mencari kebenaran di era banjir informasi? Media arus utama masih diharapkan publik untuk menyajikan kebenaran.

Sementara, laporan Open Budget Index (OBI) 2012 yang disampaikan International Budget Partnership pada 2013 menunjukkan peningkatan transparansi anggaran Pemerintah Indonesia. Indeks transparansi Indonesia meningkat dibandingkan sebelumnya. Pada 2012, transparansi anggaran Indonesia mendapat skor 62, lebih baik dibandingkan 2010 dengan skor 51. Salah satu terobosan yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan program transaksi non cash juga bisa ditiru. Sehingga BPK bisa mengaudit atau evaluasi anggaran setiap waktu atau real time.Transparansi anggaran ini diharapkan bisa memudahkan masyarakat memantau anggaran, termasuk media massa yang mewakili kepentingan publik. ()

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *