WARTAWAN MALANG RAYA KECAM KEKERASAN

Terbit 18 Januari 2013 – 22:00 WIB | Dibaca : 346 kali
Laporan: Redaksi
Ilustrasi

Ilustrasi
MALANG, (TubasMedia.Com) – Sehubungan dengan kekerasan yang dialami oleh salah seorang wartawati Malang Post, Ira Ravika, oleh oknum yang tak dikenal, pada Rabu (9/1) di Jalan BS Riyadi, Kota Malang, puluhan wartawan menggelar aksi solidaritas di depan Patung Buto, Jalan Kerta Negara, Senin (14/01).
Sebagaimana diketahui, Ira terancam keselamatannya karena diindikasi ada pihak yang kurang berkenan dengan pemberitaan yang dia tulis di medianya. Ira ditendang oleh orang tak dikenal saat pulang liputan. Menurut beberapa sumber, Ira sempat ditendang dua kali, karena tendangan pertama, dia masih bisa mengendalikan sepeda motornya.
Beberapa saat kemudian, Ira ditendang lagi, dan saat itulah dia terjatuh. Akibatnya, Ira mengalami luka cukup serius dan dilarikan ke rumah sakit. Kejadian itu sangat disayangkan semua pihak, karena kekerasan terhadap jurnalis masih kerap terjadi.
Aksi hari itu diikuti oleh unsur Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang, Aliansi Jurnalis Independen ( AJI), Forum Wartawan Kota Malang (FWKM), Forum Komunikasi Wartawan Batu (FKWB), Jurnalis Malang (Jurma), dan Jurnalis Kanjuruhan (JK). Para pemburu berita ini mengecam keras terjadinya kekerasan terhadap jurnalis.
Selain membawa beberapa poster yang berisi kecaman atas kekerasan terhadap jurnalis, para wartawan se-Malang Raya juga meletakkan id card dan kamera mereka di tanah sebagai bentuk aksi protes. “Tidak seharusnya wartawan mendapat perlakuan seperti yang dialami Ira. Dengan kejadian ini, ancaman atau kejadian yang sama bisa saja dialami wartawan lain. Secara tidak langsung keamanan dan kenyamana wartawan dalam menjalankan tugasnya akan terusik,” kata Hari Setiawan, anggota AJI. (yusron)
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *