Wartawan Dibunuh, Jurnalis di Malang Gelar Aksi Ruwatan

Hari Istiawan – Okezone

Senin, 26 November 2012 12:24 wib wib
Aksi keprihatinan jurnalis di Malang (Foto: Hari Istiawan/Okezone)

Aksi keprihatinan jurnalis di Malang (Foto: Hari Istiawan/Okezone)
MALANG – Puluhan jurnalis se-Malang Raya yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Anti-Kekerasan (AJAK) melakukan aksi keprihatinan terkait meningkatnya tindakan kekerasan terhadap wartawan.

Aksi dilakukan di depan patung Chairil Anwar di Jalan Basuki Rahmat, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (26/11/2012).

Dalam aksi tersebut, para jurnalis mengecam pembunuhan terhadap jurnalis Harian Metro di Manado, Sulawesi Utara. Mereka menuntut kasus kekerasan tersebut diusut tuntas. “Kami menuntut, semua pelaku kekerasan diusut tuntas dan transparan,” tegas juru bicara aksi, Deny Irwansyah.

Para jurnalis juga menggelar aksi teatrikal ruwatan. Para peserta aksi diguyur air yang telah dicampur bunga tujuh rupa. Mereka juga menggelar doa bersama agar para jurnalis diberi diselamatkan dari tindak kekerasan. Selain itu, massa juga mengingatkan agar para jurnalis bekerja secara profesional dan mematuhi kode etik.

Menurut Deny, indeks kebebasan pers versi organisasi Reporter Without Borders pada 2012 menempatkan Indonesia di posisi 146 dari 179 negara. Peringkat tersebut turun drastis dibanding 2011 di mana Indonesia menempati urutan 117 dari 179 negara. Posisi terbaik yang pernah diraih Indonesia adalah 57 dari 139 negara pada 2002.

“Keselamatan jurnalis masih menjadi masalah yang serius di Indonesia,” pungkasnya.

http://surabaya.okezone.com/read/2012/11/26/520/723193/wartawan-dibunuh-jurnalis-di-malang-gelar-aksi-ruwatan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *