Tolak Kekerasan Pers, Wartawan Malang Ruwat ID Card

Tribunnews.com – Senin, 26 November 2012 11:07 WIB
Tolak Kekerasan Pers, Wartawan Malang Ruwat ID Card
surya/Eben Haezer Panca
Tolak Kekerasan – Wartawan Malang Raya yang tergabung dalam AJAK (Aliansi Jurnalis Anti Kekerasan) meruwat kartu pers sebagai simbol doa dan harapan agar kinerja wartawan selalu mendapat perlindungan

TRIBUNNEWS.COM,MALANG
 – Aksi solidaritas untuk menolak kekerasan terhadap pers, siang ini (26/11/2012)kembali dilakukan oleh para Jurnalis di Malang Raya.
Aksi solidaritas yang disertai aksi teatrikal ini, lagi-lagi digelar menyusul meninggalnya jurnalis Harian Metro, Aryono Linggoto, alias Ryo, setelah mendapat 14 tusukan senjata tajaM di Manado, beberapa hari lalu.
Wartawan dari berbagai media cetak, online dan elektronik yang tergabung dalam AJAK (Aliansi Jurnalis Anti Kekerasan), menggelar aksi unjuk rasa di Jl Basuki Rachmat, Kota Malang.
Selain berorasi dan membentangkan aneka poster di tepi jalan raya, mereka juga membagikan selebaran pada pengguna jalan yang melintas.
Selain itu, sebagai simbol doa dan harapan agar profesi wartawan selalu dilindungi, mereka juga menggelar aksi teatrikal dengan meruwat kartu pers masing-masing, menggunakan air kembang.
Dalam orasinya, wartawan menuntut enam hal. Yakni penghentian praktek impunitas atau membiarkan kejahatan tanpa hukuman, penegakan hukum dan perlindungan profesi jurnalis sesuai UU Pers, pengusutan kasus-kasus kekerasan jurnalis dengan transparan, pemberlakuan UU Pers terkait sengketa pemberitaan, serta mendesak perusahaan pers agar proaktif melindungi jurnalisnya.
“Kami juga meminta rekan-rekan jurnalis agar menjalankan profesi jurnalismenya secara profesional dan mematuhi kode etik,” terang Hari Istiwan, koordinator aksi tersebut.
http://www.tribunnews.com/2012/11/26/tolak-kekerasan-pers-wartawan-malang-ruwat-id-card
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *