Pelajar Malang Berlatih Menulis Berita Dana BOS

Penulis : Kontributor Malang, Yatimul Ainun | Sabtu, 20 Oktober 2012 | 16:42 WIB
KOMPAS.com/YATIMUL AINUNPuluhan siswa SMA di Malang, Jawa Timur, dilatih menulis berita transparansi anggaran BOS yang ada di sekolah masing-masing, Sabtu (20/10/2012).
MALANG, KOMPAS.com – Sebanyak 50 siswa dari 25 SMA/SMK/MA di Kota Malang, Jawa Timur, mengikuti pelatihan membuat berita tentang transparansi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di kampus Universitas Widyagama Malang, Sabtu (20/10/2012). Pelatihan ini digelar Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Malang bekerjasama dengan Malang Corruption Watch (MCW).

Para siswa tersebut di dilatih untuk ikut serta mengawasi anggaran pendidikan di masing-masing sekolahnya. “Dengan pelatihan tersebut, siswa bisa menulis semua persoalan yang ada di sekolah. Mulai dari kegiatan sekolah hingga penggunaan anggaran pendidikan. Tulisan itu bisa dimuat di media sekolah masing-masing,” jelas panitia pelatihan, Abdul Malik kepada Kompas.com, Sabtu (20/10/2012).
Menurut Malik, para siswa tersebut dilatih mulai dari teknik menulis berita baik untuk media cetak, televisi, media online maupun radio. “Kalau di sekolah, ada majalah dinding, majalah sekolah, situs sekolah dan buletin sekolah,” katanya.

Yang utama, jelas Malik, setelah pelatihan ini, siswa bisa mengawasi anggaran pendidikan, terutama dana BOS. “Selama ini, para siswa banyak yang tidak tahu fungsi dan tujuan dari dana BOS itu. Padahal, siswa juga harus tahu mengenai anggaran sekolah,” tandasnya.
Selanjutnya, siswa yang dilatih jurnalistik ini diharapkan juga mampu menulis berita tentang anggaran pendidikan. Hal itu demi transparansi anggaran untuk mencegah dugaan penyelewengan dana di dunia pendidikan.

Media sekolah, menurut Malik, juga berperan sebagai media untuk mempertanggungjawabkan anggaran. “Budaya transparansi anggaran kepada wali murid dan siswa sekolah harus dimulai dari sendiri,” katanya.Wali murid, katanya, juga berhak mengetahui penggunaan anggaran sekolah. “Di Kota Malang masih tergolong marak pungutan liar. Jenis pungutan bertambah, dulu hanya 25 jenis,” jelas Koordinator Badan Pekerja MCW, Didit M Soleh saat memberikan materi fungsi dan tujuan dana BOS.

Editor :
Farid Assifa

http://regional.kompas.com/read/2012/10/20/16422559/Pelajar.Malang.Berlatih.Menulis.Berita.Dana.BOS

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *