Dewan Pers Siapkan 100 Wartawan Jadi Saksi Ahli

TEMPO, KAMIS, 12 APRIL 2012 | 14:51 WIB


TEMPO.COMataram – Dewan Pers telah menetapkan 100 jurnalis se-Indonesia untuk menjadi saksi ahli dalam kasus pers di pengadilan. Penetapan wartawan yang berasal dari berbagai media itu sudah berdasarkan persetujuan Mahkamah Agung.

Menurut anggota Dewan Pers Wina Armada Sukardi, mereka sudah menjalani pelatihan yang diselenggarakan oleh lembaganya.  Namun, mereka tidak boleh menjadi saksi ahli untuk perusahaan penerbitan tempatnya bekerja jika berperkara. ‘’Mereka siap ditunjuk,’’ kata Wina saat berbicara di depan peserta sosialisasi Peraturan Dewan Pers di Hotel Lombok Plaza, Kamis 12 April 2012.

Namun menurut Wina, sebaiknya perkara  yang berhubungan dengan kemerdekaan pers berhenti di kepolisian.‘’Dewan Pers membela kebebasan pers,’’ ujarnya. Namun pembelaan dilakukan tidak secara membabi buta. 


Selain itu, untuk kepentingan pengakuan profesi kewartawanan, Dewan Pers juga sudah menunjuk 25 organisasi kewartawanan sebagai penyelenggara uji kompetensi wartawan. Organisasi tersebut di antaranya Persatuan Wartawam Indonesia, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia, dan Aliansi Jurnalis Independen bersama perusahaan penerbitan dan lembaga pendidikan pers maupun lembaga perguruan tinggi yang memiliki program publisistik. Uji kompetensi ini dilakukan untuk kepentingan pengakuan kemampuan wartawan dalam bekerja.

Menurutnya, uji kompetensi tersebut bukan formalitas. Sebab di Jakarta sudah ada seorang bekas pengurus PWI dinyatakan tidak lulus uji kompetensi yang diselenggarakan oleh PWI sendiri. Demikian pula seorang pengurus PWI di Provinsi Banten dinyatakan gagal. ‘’Padahal, sebenarnya uji kompetensi itu ya mengenai pekerjaan wartawan sehari-hari,’’ ucap Wina kepada Tempo, selesai acara.

Lembaga perusahaan penerbitan yang sudah ditetapkan sebagai penyelenggara uji kompetensi diantaranya Jakarta Post, Kompas, Media Indonesia, Solo Pos, RRI dan Antara. Sedangkan Tempo masih menjalani verifikasi. Kepentingan uji kompetensi ini juga untuk membersihkan pekerjaan kewartawanan dari oknum wartawan tanpa surat kabar. SUPRIYANTHO KHAFID

http://www.tempo.co/read/news/2012/04/12/173396623/Dewan-Pers-Siapkan-100-Wartawan-Jadi-Saksi-Ahli
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *