Puluhan Wartawan Malang Protes Perum Jasa Tirta

ANTARA, 13 Des 2010 16:34:18 Sospol Dibaca 30 kali
Penulis : Endang Sukarelawati

Malang – Puluhan wartawan dari media cetak dan elektronik di wilayah Malang Raya (Kota dan Kabupaten Malang serta Kota Batu) melakukan protes ke Perum Jasa Tirta (PJT) I di Jalan Surabaya Kota Malang, Senin.

Wartawan tersebut memprotes pembatasan jumlah wartawan ketika PJT I menerima kunjungan Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao beserta rombongannya, Jumat (10/12).

Mereka menggelar aksinya mulai sekitar pukul 10.30 WIB yang ditutup dengan doa bersama dengan tujuan PJT I maupun instansi lainnya tidak melakukan diskriminasi terhadap wartawan ketika melakukan tugas jurnalistiknya.

Puluhan wartawan gabungan dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Forum Wartawan Kota Malang, dan Forum Wartawan Kota Batu serta Jurnalis Kanjuruhan itu juga menyatakan sikapnya terkait diskriminasi peliputan tersebut.

Dalam pernyataan sikapnya yang dibacakan oleh koordinator aksi Abdi Purnomo disebutkan, pembatasan jumlah wartawan merupakan diskriminasi yang dapat mencegah solidaritas sesama wartawan dan menghambat kerja jurnalis, yang notabene menodai kemerdekaan pers sebagaimana dijamin dan dilindungi dalam UU Nomor 40 tahun 1999 tentang pers.

Menurut dia, siapa pun yang melanggar pasal 4 ayat 3 itu dipidana dua tahun penjara paling lama 2 tahun atau didenda maksimal Rp 500 juta sebagaimana disebutkan dalam pasal 18 ayat 1. Itu jelas dalam UU Pers.

Selain itu, puluhan wartawan tersebut juga meminta agar kejadian serupa tidak terulangi lagi. Kasus diskriminasi ini mencerminkan bahwa Biro Humas dan Protokoler Pempov Jatim dan Humas PJT I tidak profesional dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Sementara itu Ketua PWI Malang Eko Nur Cahyo dalam orasinya mengimbau kepada semua pihak untuk selalu menghormati perundang-undangan yang berlaku dan melindungi jurnalis dalam menjalankan profesinya di Malang Raya.

“Semua instansi harus terbuka dan siap menerima kritik, sebab para jurnalis dalam menjalankan tugasnya tetap mengedepankan kode etik jurnalistik yang ada,” katanya.

Oleh karena itu, tegas Eko, para jurnalis di Malang Raya harus tetap bersatu membangun solidaritas dan kerja sama untuk menghadapi diskriminasi, tindak kekerasan serta segala bentuk pelecehan lainnya yang bertentangan dengan kemerdekaan pers.

Selain orasi, puluhan wartawan itu juga membawa poster bertuliskan protes. Di antaranya, stop Diskriminasi Pers, copot Humas Jasa Tirta I, Humas Pemprov Jatim dan Jasa Tirta I dzalim, bubarkan saja.

Dalam aksinya yang dijaga ketat personel kepolisian itu, para jurnalis juga melakukan tabur bunga di atas Id Card masing-masing wartawan yang dikumpulkan di depan kantor PJT I.

“Kami sangat menyesalkan sikap Perumm PJT I maupun Humas Pemprov Jatim, kenapa sampai saat ini masih ada pihak yang berbuat seperti itu,apalagi ini instansi yang cukup bonafit,” kata Eko menambahkan.

http://www.antarajatim.com/lihat/berita/50593/puluhan-wartawan-malang-protes-perum-jasa-tirta

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *