Puluhan Wartawan Demo ke Kantor PJT I

BERITA JATIM
Senin, 13 Desember 2010 14:15:26 WIB
Reporter : Yatimul Ainun

Malang (beritajatim.com) – Merasa diberlakukan tidak adil, puluhan wartawan, baik dari media cetak maupun elektronik, di Malang Raya, Senin (13/12/2010), melakukan aksi di depan kantor Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta 1 (PJT I), yang beralamat di Jl Surabaya 2A Kota Malang.

Puluhan kuli tinta itu memprotes pembatasan jumlah wartawan saat pihak PJT I menerima kunjungan Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao beserta rombongannya. Aksi puluhan wartawan itu digelar sikar pukul 10.00 WIB. Dalam aksinya, dibacakan pernyataan sikap oleh koordinator Aksi Abdi Purmono.

Dalam pernyataan sikap itu, pembatasan jumlah wartawan dinilai sebagai bentuk diskriminasi yang dapat mencegah solidaritas sesama wartawan dan menghambat kerja jurnalis, yang notabene menodai kemerdekaan pers sebagaimana dijamin dan dilindungi dalam UU Nomor 40 tahun 1999 tentang pers.

”Siapa pun yang melanggar pasal 4 ayat 3 itu dipidana dua tahun penjara paling lama 2 tahun atau didenda maksimal Rp 500 juta sebagaimana disebutkan dalam pasal 18 ayat 1. Itu jelas dalam UU Pers,” kata pria yang akrab disapa Abel itu.

Selain itu, tertulis juga dalam pernyataan sikap itu, puluhan wartawan meminta kejadian serupa jangan sampai terulangi lagi. ”Dengan kasus demikian, mencerminkan bahwa Biro Humas dan Protokoler Pempov Jatim dan Humas PJT I tidak profesional dalam menjalankan tugas dan fungsinya,” kata pria yang juga menjabat Ketua Aliansi Jurnalis Indepeden (AJI) Malang ini.

Selain Abdi Purmono, ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang, Eko Nur Cahyo, dalam orasinya juga menyampaikan, mengimbau kepada semua pihak untuk selalu menghormati perundang-undangan yang berlaku dan melindungi jurnalis dalam menjalankan profesinya di Malang Raya.

”Semua instansi harus terbuka dan siap menerima segala kritikan yang membangun. Karena jurnalis dalam menjalankan tugasnya tetap mengedepankan kode etik jurnalistik yang ada. Dari itu saya meminta agar para jurnalis di Malang Raya tetap bersatu membangun solidaritas dan kerjasama untuk menghadapi diskriminasi, tindak kekerasan serta segala bentuk pelecehan lainnya yang bertentangan dengan kemerdekaan pers,” tegasnya.

Selain orasi, puluhan wartawan itu juga membawa poster bertuliskan protes. Di antaranya: Stop Diskriminasi Pers. Copot Humas Jasa Tirta I, Humas Pemprov Jatim dan Jasa Tirta I Dzalim, bubarkan saja. Tidak hanya itu, dalam aksi yang dijaga ketat personel kepolisian itu, melakukan tabur bunga di atas Id Card masing-masing wartawan yang dikumpulkan di depan kantor PJT I.

Selanjutnya, puluhan wartawan itu melakukan doa bersama agar pihak Jasa Tirta I dan instasi yang terlihat diberikan kesadaran dan tidak kembali melakukan diskriminasi kepada wartawan khususnya di Malang Raya. [ain/but]

http://www.beritajatim.com/detailnews.php/8/Peristiwa/2010-12-13/86687/Puluhan_Wartawan_Demo_ke_Kantor_PJT_I

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *