Wartawan Gadungan Ditahan Polsek Mataram

Senin, 15 Juni 2009 18:13 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Seorang pemuda asal Dompu ASI (nama sebenarnya Abdul Salam Ibrahim), 32 tahun, ditahan sementara oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Mataram, Senin (15/6) sore tadi. Diduga sebagai wartawan gadungan, ia yang mengaku sebagai wartawan Harian Umum Merdeka, hendak meminta bantuan dana Rp 9 juta kepada Pemerintah Kota Mataram untuk keberangkatannya ke Jakarta hendak mengikuti seminar yang diadakan oleh Aliansi Jurnalis Independen.

Menurut Kepala Polsek Mataram Ajun Komisaris Pol Arif Yuswanto sewaktu dimintai konfirmasinya, kepada Tempo mengatakan, sementara orang tersebut masih ditahan. “Sampai saat ini belum ada yang melapor menjadi korban penipuannya,” ujar Arif yang menggelandang ASI dari kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram. Pihak Pemerintah kota Mataram menyatakan belum dirugikan oleh perbuatan ASI.

Sedangkan Ketua AJI Mataram Latif Apriaman hingga Senin (15/6) malam ini belum muncul ke kantor Polsek Mataram walaupun pada saat ditangkap ada di lokasi. “Saya tunggu sampai sekarang belum ada yang melapor dirugikan,” katanya.

ASI bersama dua orang rekan lainnya seperti yang tercantum dalam proposal disebut Lalu Ahmadi, 19 tahun, dan Nur Fadilah, 19 tahun, mengajukan proposal ke Pemerintah Kota Mataram meminta bantuan biaya transportasi dan akomodasi ke Jakarta. Waktu itu, ASI mendatangi Pemerintah Kota Mataram bersama seseorang bernama Abdul Syulkur yang mengaku wartawan Pelita yang hendak menjadikannya wartawan Merdeka setelah mengikuti kegiatan seminar AJI di Jakarta. “Saya dijanjikan menjadi wartawan kalau sudah ikut seminar,” ucap ASI sewaktu diperiksa di kantor Pemerintah Kota Mataram.

Semula Ketua Aliansi Jurnalis Independen Mataram meminta agar Pemerintah Kota Mataram menindaklanjuti perkara ASI tersebut. Namun Staf Bagian Hukum Pemerintah Kota Mataram Mansyur berpendapat pihaknya belum dirugikan. “Karena uang yang diminta belum diberika,” kata Mansyur. SUPRIYANTHO KHAFID

http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/2009/06/15/brk,20090615-182048,id.html

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *