Kades Desak Polisi Tangkap Wartawan Preman

Selasa, 3 Februari 2009 7:58 WIB Kategori: Tapal Kuda

Probolinggo SURYA-Belasan kepala desa (kades) di Kecamatan Paiton dan Kotaanyar didampingi pengurus LSM Aliansi Masyarakat Peduli Prooblinggo (AMPP) dan LSM Gajahmada mengadu ke Polres Probolinggo, Senin (2/2).

Mereka mendesak polisi segera memberantas tindakan premanisme yang berkedok pers. Rombongan kades itu diterima Kasat Intelkam AKP Ridwan, Kasat Reskrim AKP Sunardi Riyono dan Kasat Narkoba AKP Didik Suhardi.

Para kades itu mengaku resah menyusul menjamurnya wartawan media mingguan maupun bulanan yang sering mendatangi mereka untuk memintai sejumlah uang.

“Kami sudah jemu. Tiap hari, kami didatangi wartawan. Ujung-ujungnya menakut-nakuti persoalan ini dan itu, tapi akhirnya meminta sejumlah uang,” ungkap Jamaluddin Joni, Kades Triwungan, Kecamatan Kotaanyar.

Puncak keresahan itu akhirnya sejumlah kades bersama pengurus LSM AMPP dan LSM Gajahmada mengadukan masalah itu Polres Probolinggo. “Sekarang ini, lagi ngetren pemberantasan premanisme. Tapi ada yang luput dari perhatian publik, adalah premanisme berkedok pers,” tandas Joni.

Sementara Ketua LSM AMPP H Lutfi Hamid mendesak polisi supaya tidak segan-segan menangkapi wartawan yang berperilaku preman. “Wartawan itu kerjanya mencari berita, bukan menakut-nakuti kepala desa. Ini harus ditindak tegas,” ujarnya.

Sementara Kasat Reskrim AKP Sunardi Riyono kepada Surya mengatakan, dirinya tidak akan tebang pilih memberantas premanisme. “Jika ada kades yang diperas. Silahkan laporkan ke polisi, kita secara profesional dan proporsional mengusutnya, asalkan ada fakta hukumnya,” tandasnya.

Secara terpisah, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) perwakilan Probolinggo H Ikhsan Mahmudi kepada Surya menentang keras jika ada wartawan yang berulah menakut-nakuti nara sumbernya.

Menurutnya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 Tentang Pers, wartawan harus tunduk dan patuh kepada kode etik. “Jadi, kalau ada wartawan yang tidak menjadi anggota organisasi pers yang diakui Dewan Pers, maka kredibilitasnya patut diragukan,” tegasnya. st4

http://www.surya.co.id/2009/02/03/kades-desak-polisi-tangkap-wartawan-preman/

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *